Respons Menpora Usai Rahmat Erwin Jadi Juara dan Pecahkan Rekor Dunia
FOOTBALL265.COM - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) Zainudin Amali mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih lifter Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah. Atlet 22 tahun itu berhasil jadi juara dunia, sekaligus mencetak rekor dunia.
Rahmat jadi juara di angkatan clean and jerk di kelas 73kg putra Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2022 di Gran Carpa Americas Corferias, Bogota, Kolombia, Sabtu (10/12/22) pagi WIB.
Tampil di Grup B, Rahmat Erwin menjadi kuda hitam setelah mengangkat beban total 352kg dengan rincian 152 snatch dan 200kg clean and jerk. Dia berhak atas dua medali emas untuk clean and jerk dan total angkatan.
Hasil itu sekaligus memecahkan rekor dunia milik peraih emas Olimpiade Tokyo 2020, Shi Zhiyong asal China yang pada Kejuaraan Dunia 2019 mencetak 197kg untuk angkatan clean and jerk.
Pencapaian Rahmat ini mengejutkan karena dia bukan unggulan di kelas 73kg putra. Bahkan dia ditempatkan di Grup, tapi mampu membuktikan diri sebagai lifter yang layak diperhitungkan di kelas ini.
Menurut Menpora, prestasi yang ditorehkan Rahmat sangat luar biasa. Dengan usianya yang masih muda, atlet asal Sulawesi Selatan itu berhasil jadi juara sekaligus memecahkan rekor dunia.
"Apa yang diraih Rahmat pada kejuaraan dunia Angkat Besi 2022 di Kolombia ini sangat luar biasa. Dia berhasil juara sekaligus pecahkan rekor dunia. Bahkan dengan prestasi ini dia sudah dua kali juara dunia. Saya bangga dan apresiasi dengan yang diraih Rahmat," kata Zainudin Amali..
Menpora menilai prestasi yang diraih Rahmat jadi modal bagus untuk mendapatkan tiket Olimpiade Paris 2024.
"Kejuaraan dunia ini memang bagian dari untuk memperebutkan tiket menuju Olimpiade Paris 2024 nanti. Saya harap prestasi ini bisa diikuti atlet lainnya," harap Menpora Zainudin Amali.
1. Bukan yang Pertama
Ini bukan kali pertama Rahmad Erwin membuat kejutan. Ketika di Olimpiade Tokyo 2020, dia juga tampil di Grup B. Meski begitu, Erwin sukses meraih medali perunggu di kelas 73kg setelah mengangkat beban total 342kg (152kg snatch dan 190kg clean and jerk).
Selain Rahmat, Indonesia juga memiliki wakil lainnya yakni Rizki Juniansyah yang tampil di Grup A dan sukses dapatkan satu emas untuk angkatan snatch (155kg) dan medali perak clean and jerk (192 kg) serta total angkatan (347kg).
Sebelumnya, Indonesia sudah mengantongi dua perak dan satu perunggu melalui Eko Yuli Irawan di kelas 61kg putra. Perak diraih Eko pada angkatan clean and jerk (175kg) dan total angkatan yakni 300kg. Sementara angkatan snatch dengan 135kg menghasilkan perunggu.
Indonesia menurunkan 12 lifter ke Kejuaraan Dunia 2022 yang merupakan turnamen pertama kualifikasi menuju Olimpiade Paris 2024.
Pada kategori putra, Indonesia mengirimkan Eko Yuli Irawan (kelas 61kg), Ricko Saputra (61kg), Rizki Juniansyah (73kg), Rahmat Erwin Abdullah (73kg), dan Muhammad Zul Ilmi (89kg).
Sementara pada kategori putri ada Windy Cantika Aisah (49kg), Juliana Klarisa (55kg), Natasya Beteyob (59kg), Nelly (59kg), Tsabitha Alfiah Ramadani (71kg), Restu Anggi (71kg), dan Nurul Akmal (+87kg).