Novak Djokovic Masuk Daftar US Open 2022, Tragedi 'Pengusiran' Australian Open Terulang?
FOOTBALL265.COM – Superstar tenis, Novak Djokovic diketahui masuk daftar pemain yang akan bertanding di US Open 2022. Akankah tragedi dirinya diboikot saat di Australian Open terulang di ajang ini?
Seperti diketahui, turnamen Grand Slam bertajuk US Open 2022 akan dilangsungkan dari tanggal 29 Agustus sampai 11 September di New York.
Djokovic yang berasal dari Serbia masuk daftar pemain US Open 2022, bersama dengan sesama mantan juara Serena Williams.
Serena Williams sendiri masuk daftar US Open setelah dia masuk undian untuk dua turnamen pemanasan di Toronto dan Cincinnati.
Peraih Grand Slam 23 kali tersebut sebelumnya tersingkir pada babak pertama Wimbledon dan terakhir kali tampil di US Open tahun 2020, saat juara enam kali ajang ini mencapai semifinal.
Sejatinya, petenis top dunia sangat memenuhi syarat secara otomatis masuk undian utama, tetapi ini tak banyak membantu Djokovic yang bertekad menyamai 22 gelar Grand Slam milik Rafael Nadal.
Pasalnya, Djokovic terancam tidak akan dapat berpartisipasi di acara Grand Slam terakhir tahun ini mengingat setiap pendatang yang hendak masuk Amerika Serikat harus mendapat vaksinasi lengkap.
Ini dibuktikan dengan dokumen yang harus ditunjukkan sebelum terbang naik pesawat. Sementara status vaksinasi Djokovic sendiri masih diragukan.
“US Open tidak mewajibkan vaksinasi untuk pemain, tetapi akan menghormati posisi pemerintah AS terkait perjalanan ke negara ini bagi warga negara non AS yang tidak divaksinasi,” kata Asosiasi Tenis Amerika Serikat (USTA) dilansir dari Reuters.
1. Ada Petisi Agar Djokovic Bisa Main di US Open 2022
Hal ini seolah mengingatkan nasib Djokovic yang sempat ditolak masuk ke Australia sehingga dia gagal bertanding di Australian Open 2022 awal tahun lalu.
Kala itu, Djokovic terbang ke Melbourne dengan mengantongi surat pengecualian medis sebagai syarat di ajang perdana Grand Slam 2022 karena iduga belum divaksinasi COVID-19.
Namun menyusul protes publik terkait status vaksinasi Djokovic, pemerintah Melbourne terpaksa menolak visa kedatangan Djokovic setelah melalui interogasi berjam-jam.
Sayang, upaya Djokovic tampil di Australian Open gagal setelah bandingnya ditolak pengadilan Melbourne. Djokovic pun akhirnya terbang kembali ke negaranya.
Kendati ada Djokovic terancam mengulangi mimpi buruk itu, namun dia telah mendapatkan dukungan secara online agar dirinya bisa tampil di US Open 2022 terlepas dari status vaksinasinya.
Diketahui, hampir 12.000 orang menandatangani petisi online yang menyerukan USTA berkoordinasi dengan pemerintah AS demi membolehkan Djokovic tampil di US Open.
Djokovic sendiri pada musim lalu berhasil memborong empat gelar Grand Slam, Australian Open, French Open, dan Wimbledon.
Tahun lalu dia sempat menyatakan siap absen dalam turnamen Grand Slam ketimbang harus disuntik vaksin COVID-19.
2. Sah! Novak Djokovic 'Dilarang' Tampil di Australian Open Selama 3 Tahun
Petenis asal Serbia, Novak Djokovic, dipastikan dilarang memasuki Australia selama tiga tahun, yang mana ini membuatnya tidak akan bisa bertanding di Australian Open dalam tiga edisi mendatang.
Harapan Djokovic tampil di Australia Open sirna karena Menteri Imigrasi Australia, Alex Hawke MP, menggunakan haknya untuk menolak putusan banding di bawah Undang-Undang Migrasi Australia.
Dengan Djokovic akan berusia 35 tahun pada Mei mendatang maka secara teknis dirinya tidak diizinkan ke negara tersebut untuk bertanding di Australian Open hingga 2025 mendatang, atau saat usianya akan 38 tahun.
Meski demikian, menteri Karen Andrews menyatakan bahwa larangan Novak Djokovic dapat dibatalkan dalam keadaan luar biasa.
Baca selengkapnya: Sah! Novak Djokovic 'Dilarang' Tampil di Australian Open Selama 3 Tahun