Pewaris Nomor Punggung Keramat PSM Siap Lanjutkan Tren Positif di Piala Menpora 2021
FOOTBALL265.COM - Gelandang anyar klub Liga 1 PSM Makassar, Sutanto Tan, mengaku sangat siap untuk melanjutkan tren positif pada babak penyisihan Grup B Piala Menpora 2021.
Terdekat, pria asal Pekanbaru ini bakal mengawal lini tengah klub sepakbola berjuluk Pasukan Ramang melawan Bhayangkara Solo FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (27/03/21) sore besok.
Sebelumnya, armada Syamsuddin Batola berhasil meraih poin penuh setelah menjungkalkan Persija Jakarta dengan skor 2-0 pada laga perdana Grup B Piala Menpora 2021.
Oleh karena itu, Sutanto yang pada musim lalu memperkuat PSMS Medan bertekad untuk melanjutkan tren positif tersebut demi mengamankan tiket menuju Babak 8 Besar.
"Ketika kami tiba di sini (Malang), saya pribadi telah bertekad untuk memberi permainan terbaik," ungkap Sutanto ketika menghadiri jumpa pers sebelum melawan Bhayangkara Solo FC, Jumat (26/03/21).
"Kami berhasil menang sebelumnya sehingga pada laga kedua ini kami harus lebih habis-habisan karena itu yang paling penting," kata pesepakbola berusia 26 tahun ini menambahkan.
Sutanto Tan dipercaya oleh pelatih Syamsuddin Batola untuk mengisi trio lini tengah bersama M Arfan dan Rasyid Bakri sejak menit pertama hingga tidak tergantikan sepanjang laga kontra Persija Jakarta.
1. Pewaris Nomor Keramat di PSM Makassar
Akan tetapi, ada satu hal yang sangat menarik dan menjadi perhatian para suporter dan pecinta PSM Makassar saat menyaksikan Sutanto Tan beraksi menghadapi Macan Kemayoran.
Pesepakbola keturunan Indo-Tinghoa ini memakai nomor punggung 8 yang notabene sangat dikeramatkan oleh klub sepakbola kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel).
Sebagaimana diketahui, nomor punggung 8 merupakan peninggalan legenda hidup Syamsul Chaeruddin yang telah meninggalkan PSM Makassar di akhir musim Liga 1 2017 silam.
Sejak saat itu, tak ada satupun pemain yang berani menggunakanan nomor punggung 8 warisan Syamsul Chaeruddin yang dijuluki oleh pecinta bal-balan tanah air sebagai Pavel Nedved-nya Indonesia.
Bahkan, legiun asing sekelas Wiljan Pluim yang telah menjadi jenderal lini tengah PSM Makassar sejak 2016 ataupun wonderkid M Arfan tak berani mengganti nomor punggungnya menjadi angka 8.
Tentu saja, keputusan Sutanto Tan yang notabene baru bergabung pada awal musim 2021 ini membuatnya memikul beban berat untuk melanjutkan kisah sukses nomor punggung 8 di PSM Makassar.