Bursa Transfer: Tak Trauma ke Liga Inggris, Alvaro Morata Isyaratkan Siap Bela Arsenal
FOOTBALL265.COM - Berbicara soal masa depannya, Alvaro Morata menyatakan jika pada musim depan ia bisa saja meninggalkan Juventus.
Diisukan akan kembali ke Liga Inggris untuk berkostum Arsenal, sang striker mengaku terbuka untuka segala kemungkinan.
Morata yang kini berusia 29 tahun bilang jika kini kebahagiaan akan menjadi kompasnya untuk menentukan langkah dalam karier.
"Untungnya keluargaku siap memikirkan kebahagiaan saya," kata Alvaro Morata saat diwawancarai oleh Men's Health.
"Satu-satunya hal yang mereka inginkan adalah melihatku bahagia. Istriku mendukung selalu dalam setiap keputusan yang akan dibuat,"
"Banyak opsi baik yang bisa diambil dan selama bersama keluarga, aku bisa pergi ke mana saja. Bahkan ke bulan," tambahnya lagi.
Liga Inggris sendiri bukan kompetisi yang menghadirkan memori manis bagi Alvaro Morata. Semua orang masih ingat bagaimana kariernya sempat mengalami penurunan drastis di sana dalam balutan baju Chelsea.
Didatangkan dari Real Madrid dengan harga 66 juta Euro pada bursa transfer musim panas 2017, Morata diharapkan bisa menjadi akhir dari pencarian Chelsea pada sosok 'nomor 9' mumpuni.
Hanya saja dalam 72 pertandingan sang bomber flamboyan hanya mampu mengemas 24 gol dan enam assist. Jumlah tersebut terbilang sedikit mengingat banyaknya peluang yang seringkali ia sia-siakan.
Setelah dipinjamkan ke Atletico Madrid pada musim dingin 2019, Morata kemudian dipermanenkan satu setengah tahun setelahnya. Akan tetapi kini ia jusru dipinjamkan lagi ke Juventus yang mungkin tidak lagi mau memilikinya dan siap membiatkan Arsenal datang merebut.
1. Dihalangi Juventus Pergi
Juventus sebenarnya punya opsi untuk mempermanenkan Alvaro Morata dari Atletico Madrid namun kini mereka sudah punya Dusan Vlahovic sebagai penyerang baru.
Sebelum sang rival internal datang, sebenarnya Morata punya kans meninggalkan Juventus untuk menuju Barcelona pada musim dingin 2022 lalu namun Il Bianconeri tak merestui niatannya pindah.
Massimiliano Allegri selaku bos Juventus menyebut jika dirinya masih dibutuhkan. Kendati demikian posisi striker utama akan diemban oleh Vlahovic sementara Morata dijadikan 'pelayan'.
"Ada banyak pilihan. Aku berbicara dengan pelatih karena kemudian mengalami sesuatu yang sudah kualami di klub lain (terombang-ambing)," sambung Morata lagi.
"Aku bukanlah striker yang mengandalkan fisik. Aku butuh ruang untuk berlari dan ia (Allegri) mengatakan bahwa Juventus akan merekrut penyerang tengah baru,"
"Kemudian aku bermain sebagai striker pendukung dan mereka menutup semua pintu (untuk pergi)," pungkasnya kemudian.
Jika mau menerima tawaran Arsenal di bursa transfer nanti, Morata mungkin bisa menghidupkan lagi kariernya yang meredup.
The Gunners tengah kelimpungan untuk mencari mesin gol baru usai gagal mendapatkan Vlahovic akan tetapi mereka tidak keberatan untuk menampung Morata.
Musim depan Arsenal kemungkinan besar akan ditinggalkan oleh dua pemain depan sekaligus yakni Alexandre Lacazette dan Eddie Nketiah sehingga akan ada banyak ruang untuk Alvaro Morata.
Mikel Arteta yang berasal dari Spanyol sepertinya mungkin bisa menjadi pemulus langkah sang striker untuk beradaptasi di Emirates Stadium dan Liga Inggris lagi.
2. Juventus Persiapkan Conte dan Del Piero untuk Gantikan Allegri
Juventus dikabarkan saat ini tengah menggodok rencana untuk menunjuk manajer baru musim depan yang diyakini adalah salah satu di antara Antonio Conte dan Alessandro Del Piero.
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk antisipasi apabila allenatore mereka saat ini, Massimiliano Allegri, hengkang pada 2022/2023 menyusul rumor ketertarikan dari Paris Saint-Germain (PSG).
Kendati berkali-kali mengatakan jika mereka masih belum memikirkan untuk berganti pelatih, namun PSG kuat diyakini sedang mencari nakhoda baru.
Kinerja Mauricio Pochettino yang bisa dibilang tidak sesuai dengan ekspektasi membuat Les Parisiens berpikir untuk mencari bos baru untuk skuat bertabur bintang mereka.
Dengan bekal pemain-pemain berlabel megabintang seperti Lionel Messi, Neymar, hingga Kylian Mbappe, juru taktik asal Argentina itu gagal mempersembahkan Liga Champions untuk PSG.
Baca selengkapnya: Allegri Diincar PSG, Juventus Inginkan Dua Legenda Mereka Jadi Pengganti