Semakin Sengit dan Menarik, Inilah 5 Duet Maut di NBA 2019/20

Splash Brother! Julukan ini tentu sudah sangat dikenal oleh pencinta basket NBA sejati dalam beberapa tahun terakhir, mereka adalah Stephen Curry dan Klay Thompson.
Keduanya sudah bekerja sama dengan apik sejak tahun 2011 dan mempersembahkan 3 gelar juara NBA di tahun 2015, 2017, dan 2018.
Splash Brother jugalah yang membuat nama Warriors bangkit dalam beberapa tahun terakhir, bahkan sebelum Durant datang di tahun 2016 hingga hengkang ke Nets 2019 ini.
Tercatat pada musim 2018/19 kemarin, Curry mampu mengemas 27,3 points, 5,3 rebounds, dan 5,2 assists sedangkan Thompson mencatatkan 21,5 points, 3,8 rebounds, dan 2,4 assists per laga bersama Warriors.
Oklahoma City Thunder: Russell Westbrook-Paul George

Jika Warriors memiliki Curry dan Thompson, maka Oklahoma City Thunder juga mempunyai tandem menjanjikan sejak tahun 2010 yang ada pada diri Russell Westbrook dan juga Paul George.
Sebenarnya, di tahun 2010 hingga 2012 Thunder memiliki tiga pemain tangguh, di mana satu bintang lagi adalah James Harden, namun Harden di tahun 2012 memutuskan untuk pindah ke Houston Rockets.
Jadilah duet maut Thunder antara George dan Westbrook tercipta sejak tahun 2010 lalu. Sayangnya, meski kedua pemain ini memiliki kualitas yang mumpuni, namun mereka juga terkadang kerap bermain kurang konsisten.
Hal itulah yang membuat mereka sulit untuk bisa bersaing dalam merebutkan gelar juara. Kendati demikian, tetap saja keduanya mampu memberikan persaingan ketat di musim 2019/20 nanti.
Pada musim 2018/19 kemarin, Westbrook tercatat mampu mencetak 22,9 points, 11,1 rebounds, dan 10,7 assist, sedangkan George 28 points, 8,2 rebounds, dan 4,1 assists per laga bersama Thunder.
Houston Rockets: Chris Paul-James Harden

Duet ini bisa dikatakan baru, karena Chris Paul tiba di Rockets sejak tahun 2017 dan Harden di tahun 2012.
Paul dan Harden mungkin dikatakan kurang beruntung pada dua musim terakhir, padahal bisa dibilang keduanya tampil gemilang dan saling melengkapi untuk Rockets.
Ya, jika Harden cedera, Paul mampu menjadi motor serangan dan mesin pencetak angka yang baik, begitu pula saat Paul yang cedera, Harden mampu dijadikan harapan oleh tim besutan Mike D’Antoni tersebut.
Keduanya juga benar-benar mampu menjadi momok bagi lawan manapun. Di musim 2018/19 kemarin, Chris Paul mengemas 15,6 points, 4,6 rebounds, dan 8,2 assists, sedangkan James Harden 36,1 points, 6,6 rebounds, dan 7,5 assists per laga bersama Rockets.