Giannis Antetokounmpo, Imigran Miskin yang Kini Pecahkan Rekor Kontrak NBA

Pada 2013, Giannis Antetokounmpo dipilih oleh Milwaukee Bucks dalam NBA Draft dan menandatangani kontrak sebagai rookie. Tiga bulan kemudian, Giannis melakoni debutnya di usia 18 tahun dan 311 hari, menjadikannya salah satu pemain NBA termuda.
Penampilan impresifnya membuat Giannis masuk dalam NBA All-Rookie Second Team. Performanya kemudian selalu meningkat dan musim 2017 menjadi tahun yang bagus bagi Giannis dengan mendapat gelar Most Improved Player, masuk NBA All-Defensive Second Team dan NBA All-Star.
Musim 2018/19, Giannis dan Bucks tampil lebih bersinar. Di bawah pelatih baru Mike Budenholzer, Bucks memulai musim ini dengan tujuh kemenangan beruntun. Giannis pun menjadi kunci penting dalam bagusnya penampilan Bucks dan diganjar sebagai Most Valuable Player (MVP) di akhir musim.
Penampilan spesial Giannis pun berlanjut di musim 2019/20 dan untuk kedua kalinya ia menjadi MVP NBA. Gelar ini membuatnya sejajar dengan Hakeem Olajuwon dan Michael Jordan sebagai pemain yang menang MVP dan NBA Defensive Player of The Year di musim yang sama.
Maka melihat segala prestasi dan sumbangsih Giannis Antetokounmpo untuk tim, tak berlebihan jika Milwaukee Bucks rela mengganjarnya dengan kontrak bernilai fantastis demi mempertahankan bintangnya itu.