5 Kuda Hitam yang Wajib Diwaspadai Ganda Putra Indonesia di Olimpiade 2020

Jumat, 25 Juni 2021 20:34 WIB
Editor: Yosef Bayu Anangga
© Robertus Pudyanto/Getty Images
Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen Copyright: © Robertus Pudyanto/Getty Images
Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen
Ada Dua Wakil Eropa

Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen

Ganda Denmark Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen telah membuktikan kapasitas mereka menjuarai ajang  besar, seperti yang terjadi di China Open 2018. Sayangnya, mereka masih belum mampu menunjukkan konsistensi.

Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen sendiri menunjukkan performa cukup buruk di Asian Leg awal tahun ini dengan 2 kali tersingkir di babak pertama.

Namun, mereka berhasil bangkit dengan memenangi Swiss Open dan mencapai semifinal All England. Jika bisa menemukan performa terbaik, andalan Denmark ini bisa melaju jauh di Olimpiade Tokyo 2020.

Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov

© Robertus Pudyanto/Getty Images AsiaPac
Pasangan ganda putra Rusia, Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov. Copyright: Robertus Pudyanto/Getty Images AsiaPacPasangan ganda putra Rusia, Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov.

Dengan postur dan tenaga besar serta jangkauan yang panjang, duo Rusia Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov dikenal sebagai pasangan yang unik sekaligus berbahaya.

Berbekal pengalaman tampil di 2 edisi Olimpiade dan performa apik tahun ini dengan menjadi finalis Denmark Open dan menjuarai Kejuaraan Eropa, Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov bisa menjadi masalah bagi pada ganda papan atas.

Choi Solgyu/Seo Seung Jae

© bwfworldtour.bwfbadminton.com
Ganda putra Korea Selatan Choi Solgyu/Seo Seung Jae. Copyright: bwfworldtour.bwfbadminton.comGanda putra Korea Selatan Choi Solgyu/Seo Seung Jae.

Pasangan Korea Selatan Choi Solgyu/Seo Seung Jae menjadi salah satu ganda putra dengan perkembangan paling pesat, sebelum pandemi Covid-19 mengacaukan kalender turnamen bulutangkis.

Meski demikian, dengan minimnya pertandingan belakangan ini, mereka tetap tampil solid sehingga berhasil 2 kali menembus semifinal di Asian Leg.

Gaya bermain kidal Seo Seung Jae yang piawai mengarahkan bola ke sudut sulit menjadikan mereka salah satu ganda dengan permainan sulit ditebak, yang bisa menguntungkan mereka di ajang sebesar Olimpiade 2020.