In-depth

Deretan Pasangan 'Emas' yang Lahir dari Tangan Dingin Richard Mainaky

Senin, 13 September 2021 20:05 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor: Indra Citra Sena
© John Gichigi /Allsport
Minarti Timur kala berpasangan dengan Tri Kusharjanto di All England. Copyright: © John Gichigi /Allsport
Minarti Timur kala berpasangan dengan Tri Kusharjanto di All England.
Pasangan 'Emas' Asuhan Richard Mainaky

1. Trikusharjanto/Minarti Timur

Trikusharjanto/Minarti Timur menjadi tonggal awal kesuksesan Richard Mainaky membidani lahirnya sejumlah ganda campuran berbakat Indonesia generasi berikutnya.

Pasangan ini dipersatukan pada Oktober 1994, di mana Trikusharjanto menggantikan Joko Mardianto yang cedera untuk mendampingi Minarti Timur di ganda campuran.

Belum lama dipasangkan, Trikusharjanto/Minarti langsung menjadi juara di Thailand dan Hong Kong, serta semifinalis di China.

Chemistry yang apik membuat Trikusharjanto/Minarti berhasil mempersembahkan medali emas SEA Games 1995, dan lima tahun kemudian meraih medali perak Olimpiade Sydney 2000.

2. Nova Widianto/Liliyana Natsir

Setelah era Trikusharjanto/Minarti Timur berakhir, Richard Mainaky juga mengorbitkan sejumlah pasangan seperti Candra Wijaya/Eliza Nathanael, Nova Widianto/Vita Marissa dan Flandy Limpele/Vita Marissa.

Namun, pada pasangan Nova Widianto/Liliyana Natsir-lah, pamor ganda campuran Indonesia semakin melejit di mata dunia. Ini berawal dari keberhasilan mereka menjadi kampiun di Kejuaraan Dunia 2005.

Dua tahun berikutnya, Nova/Liliyana kembali menjadi juara dunia 2007. Pasangan ini juga meraih perak di Olimpiade Beijing 2008, sebelum kemudian hanya meraih perak di  Kejuaraan Dunia 2009.

Raihan dua gelar juara dunia, satu medali perak Olimpiade sudah cukup menjadi modal Nova/Liliyana untuk menduduki peringkat satu dunia pada masa itu.