Lee Zii Jia Kena Rujak Lagi dari Legenda Malaysia, Kali Ini Disebut 'Kurang Bimbingan'

Ong Ewe Hock menilai Lee Zii Jia tidak seharusnya membiarkan hal ini. Jika terus menerus terjadi, Lee Zii Jia bakal bernasib sama dengan Momota yang masih berjuang menemukan kepercayaan diri.
Bahkan, Momota yang mulai merekrut trainer pribadi mulai menunjukkan kebangkitannya dengan berhasil menembus semifinal German Open 2023.
“Itu bukan hal yang mudah untuk diatasi dan butuh waktu. Jangan biarkan berlarut-larut terlalu lama karena saya khawatir dia akan seperti (pemain Jepang) Kento Momota yang masih menemukan tingkat kepercayaan dirinya,” sambung Ong Ewe Hock,
Oleh karenannya, jawara Malaysia Open dua kali (1996 dan 2001) itu menyarankan Lee Zii Jia agar segera menemukan pelatih berpengalaman yang bisa mengatasi aspek mentalnya.
“Dalam pandangan saya, salah satu solusinya adalah menunjuk pelatih berpengalaman untuk membantunya,” lanjutnya.
Pelatih yang dimaksud Ong Ewe Hock ini bukanlah sembarang pelatih. Artinya, Lee Zii Jia tidak bisa mengandalkan pelatih plus pemain sebagai sparring partner.
Lee Zii Jia membutuhkan pelatih yang membantunya untuk menemukan cara menang. Skill inilah yang dibutuhkan Lee Zii Jia saat dirinya mulai tertetan di poin krusial.
“Dia butuh seseorang untuk membantunya memberi tahu cara menang karena semua orang tahu cara bermain. Elemen ini akan menentukan dalam pertandingan, terutama saat memasuki poin penting selain memiliki kekuatan mental tingkat tinggi.
"Jadi, dia membutuhkan seseorang untuk membimbingnya karena jika dia sendirian, akan sulit baginya untuk mengatasi masalah yang dihadapinya sekarang," ujar Ewe Hock.
Kandasnya Lee Zii Jia sendiri telah menimbulkan kehebohan di kalangan pecinta bulutangkis (BL) baik di Malaysia maupun di dunia.
Sebab, German Open 2023 bisa dikatakan jadi ajang pemanasan sebelum dirinya diuji kebolehannya di turnamen BWF Super 1000 All England di Birmingham pada 14-19 Maret 2023 mendatang.
Sumber: BHarian