x

Juara Chinese Taipei, Fajar/Rian Masuk Proyeksi Olimpiade Tokyo 2020

Senin, 17 Oktober 2016 01:42 WIB
Editor: Ramadhan
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berpose dengan menunjukan medali emas seteklah kalahkan Chen Hung Ling/Wang Chi-Lin.

Bulutangkis Indonesia langsung bersiap menatap ajang Olimpiade Tokyo 2020 usai Fajar/Rian meraih gelar juara di ajang Chinese Taipei Masters 2016. Dalam hal ini sektor ganda putra tengah mempersiapkan Fajar/Rian masuk dalam proyeksi di pesta olahraga terbesar dunia itu.

Fajar/Rian sendiri ini akan bersaing dengan 3 pasangan lainnya untuk memperebutkan tiket ke olimpiade.

Terkait hal tersebut, Kepala Pelatih Ganda Putra PP PBSI, Herry Iman Pierngadi, menyebutkan bahwa ia tengah mempersiapkan 4 pasangan menuju Olimpiade Tokyo 2020.

“Sekarang ada 4 pasangan yang kami persiapkan yaitu Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, Rian Agung Saputro/Berry Angriawan, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, dan Rian/Fajar,” kata Herry seperti rilis PBSI yang diterima INDOSPORT.


Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian saat menerima medali di atas podium

“Ada satu lagi, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira, pasangannya dengan siapa? Inilah yang sedang kami persiapkan,” jelasnya.

Perjuangan Rian/Fajar menuju olimpiade memang bukanlah perkara mudah. Mereka mesti bersaing dengan senior-senior mereka yang lebih berpengalaman.

Tiap negara berhak untuk mengirim dua wakil ganda putra ke olimpiade, jika kedua pasangan berada di jajaran rangking 8 besar dunia.

“Fajar/Rian harus banyak belajar lagi, penampilan mereka masih belum konsisten di tiap game. Namun mereka masih muda, jam terbang juga belum banyak,” tandasnya.

“Saya berharap Fajar/Rian diberi kesempatan bertanding lebih banyak karena mereka punya potensi untuk menjadi generasi penerus ganda putra,” ujar Herry.


Aksi Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian di Chinese Taipei Masters 2016

Herry juga optimis tanpa dua pemain senior di ganda putra, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, sektor ini masih bisa bicara di kancah internasional.

“Keempat pasangan ini memang yang paling layak menjadi generasi penerus setelah Hendra/Ahsan, diluar mereka saya lihat belum ada ya. Selanjutnya saya optimis ganda putra Indonesia masih bisa berprestasi,” pungkas Herry.

Pasangan Fajar/Rian sendiri keluar sebagai juara Chinese Taipei Masters 2016 setelah mengalahkan unggulan pertama dari Taiwan, Chen Hung Ling/Wang Chi-Lin, dengan pertarungan 5 game, 11-6, 11-6, 11-13, 9-11, 12-10.

PBSIFajar Alfian/Muhammad Rian ArdiantoChinese Taipei Masters 2016Olimpiade Tokyo 2020

Berita Terkini