Ultah ke-88, Ini 4 'Dosa' Besar PSSI yang Sulit untuk Dilupakan

Terakhir adalah bentrokan suporter yang terjadi pada tahun 2017 lalu. Salah seorang suporter setia Persita Tangerang, Banu Rusman, meninggal dunia saat menonton pertandingan Persita vs PSMS Medan di di Stadion Mini Persikabo, Bogor, Rabu (11/10/17) silam.
Kerusuhan yang terjadi pasca laga membuat Banu harus dibawa ke rumah sakit di Cibinong, yang mana dipindahkan ke Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) di Cawang, Jakarta. Namun sayang, nyawanya tak terselamatkan.
Hal ini membuat Edy Rahmayadi berjanji bahwa dirinya akan mengusut kericuhan di laga tersebut. Itu ia ungkapkan langsung di akun Twitter resminya.
Saya akan usut tuntas persoalan kericuhan saat prtandingan psms persita, yg bersalah dihukum. Saya tegaskan yang bersalah pasti dihukum.
— Edy Rahmayadi (@RahmayadiEdy) October 13, 2017
Namun yang terjadi hingga kini adalah ketidakjelasan mengenai kasus Banu Rusman. Bahkan, Edy pun kini tengah cuti dari jabatannya sebagai Ketua PSSI karena tengah mencalonkan diri sebagai Gubernur Sumatra Utara.
Pak @RahmayadiEdy pembunuh Banu gimana? Udah ketangkep? Oia lupa Bapak lagi cuti sekarang. https://t.co/hveTzd2CXE
— SuporterFC (@SuporterFC) April 17, 2018