Jelang AFF U-22, Mari Mengenang Duel Terdramatis Malaysia vs Indonesia di Piala Tiger 2004

Di babak kedua, Peter White melakukan pergantian pemain yang sangat krusial dengan memasukkan Kurniawan Dwi Yulianto menggantikan Ismed Sofyan. Masuknya pemain yang dijuluki Si Kurus membuat serangan Timnas Indonesia lebih bervariasi dan hidup.
Hasilnya, Kurniawan Dwi Yulianto langsung membawa sebuah gol perdana Timnas Indonesia pada menit ke-59. Dirinya berhasil memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Malaysia yang tidak bisa menandingi kecepatan Kurniawan.
Selepas itu, alur permainan menjadi milik Timnas Indonesia yang terus menguasai bola untuk mengejar ketertinggalan. Akhirnya Charis Yulianto berhasil membuat gol melalui sundulan yang memanfaatkan sepak pojok Boaz Solossa di menit ke-74.
Timnas Indonesia semakin bersemangat dan terus menggempur pertahanan Malaysia yang tampak sedang goyah akibat ditekan terus. Gol ketiga pun tercipta melalui Ilham Jaya Kesuma memanfaatkan kemelut pada tiga menit setelah gol Charis.
Malaysia yang sudah dalam kondisi tertinggal langsung keluar menyerang untuk memberikan perlawanan kepada Timnas Indonesia. Akan tetapi justru Boaz Solossa memanfaatkan itu untuk mencetak gol keempat karena lini pertahanan Malaysia benar-benar lowong.
Skor 4-1 pun berakhir yang membuat Timnas Indonesia lolos ke final Piala Tiger untuk berjumpa dengan Singapura. Selain itu, skor 4-1 juga menjadi bukti kehebatan untuk membalikkan kedudukan di Kuala Lumpur dalam laga terdramatis Malaysia vs Timnas Indonesia seperti yang pernah diungkap Ismed Sofyan.

“Dulu namanya masih Piala Tiger. Kita kalah di Jakarta. Tapi kita berhasil membalikan keadaan dan menang besar di Malaysia. Kenangan itu yang terus saya ingat jika ada pertandingan melawan Malaysia,” ujar Ismed Sofyan kepada INDOSPORT.
Terus Ikuti Perkembangan Seputar Timnas Indonesia dan Berita Sport Lainnya di FOOTBALL265.COM.