Liga 1 2020 Akhirnya Dilanjutkan 1 Oktober, Ini Plus-Minusnya

Akan tetapi, ada sisi minus dari keputusan penyelenggaraan liga pada Oktober 2020. Dengan kick-off 1 Oktober dan berakhir pada 28 Februari, itu artinya Liga 1 cuma punya waktu lima bulan untuk dituntaskan.
Rentan waktu ini terbilang sangat padat. Tiap tim bisa bertanding dua kali tiap minggunya. Hal ini berpotensi membuat pemain lelah serta rentan cedera.
Namun di sisi lain, hal ini tak bisa dihindari karena jika molor lebih lama, maka akan mengganggu penjadwalan musim depan (2021). Sementara jika digelar lebih awal, bakal mendapat banyak protes karena wabah COVID-19 masih sangat mengkhawatirkan.

Penyelenggaraan musim 2020 juga mau tidak mau harus digelar tanpa penonton. Ini menjadi kekurangan yang paling tak bisa dihindari.
Digelarnya laga tanpa penonton akan mengurangi pemasukan klub-klub Indonesia secara signifikan. Namun langkah ini wajib dilakukan demi protokol kesehatan yang ada.
Kekurangan terakhir dari keputusan menggelar lanjutan Liga 1 2020 bulan Oktober adalah terjadinya bentrok dengan jadwal Timnas Indonesia.

Tentu saja hal ini bisa menjadi masalah tersendiri karena banyak klub yang akan keberatan jika pemainnya dipanggil tim nasional di tengah persaingan kompetisi. PT LIB pun dikabarkan bakal menyusun aturan yang mewajibkan klub-klub untuk melepas para pemainnya ke timnas.
Di akhir tahun nanti Timnas Indonesia bakal melakoni sejumlah agenda penting seperti lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022, Piala Asia U-19, dan Piala AFF 2020.
Jangan kaget jika klub ditinggal para pemain intinya ketika tengah panas-panasnya berburu gelar Liga 1 2020 karena harus membela Timnas Indonesia di kancah Internasional.