Duel Antarlini Tottenham vs Manchester City: The Citizens Kehilangan Banyak Pilar

Duel agak sengit diyakini bakal terjadi di lini tengah. Kedua tim memainkan strategi yang berbeda.
Selama melatih Spurs, pelatih Jose Mourinho terbiasa memainkan dua gelandang bertahan yang biasa diisi Hojbjerg dan Sissoko. Dua gelandang bertahan itu cukup efektif dalam meredam serangan balik dan mengalirkan bola ke Tanguy Ndombele.
Sayang, dalam laga ini Tanguy Ndombele harus absen karena cedera. Sebagai gantinya, Mourinho akan memainkan Lo Celso.
Sedangkan di kubu tamu, Manchester City masih setia menggunakan formasi 4-3-3 dengan tiga gelandang yang diisi oleh Kevin De Bruyne, Rodrigo, dan Gundogan. Dibandingkan musim lalu, penampilan ketiganya musim ini tak begitu maksimal.
Depan
Menurunkan formasi 4-2-3-1, Mourinho sangat mengandalkan kecepatan dua pemain sayap mereka yakni Son Heung-min (kiri) dan Gareth Bale (kanan).
Penampilan Son Heung-min sudah tidak diragukan lagi. Pemain asal Korea Selatan itu menjadi top skorer tim dengan delapan gol sekaligus pemberi assist.
Sementara Gareth Bale perlahan mulai bisa beradaptasi kembali dengan skuad The Lilywhites. Untuk menambah tajam lini serang, Spurs menempatkan striker terbaik Timnas Inggris, Harry Kane, di ujung tombak yang sudah mencetak tujuh gol.
Sedangkan nasib kurang baik dialami tim tamu. Pep Guardiola masih dibayangi oleh cedera pemain lini depannya. Setelah Gabriel Jesus pulih, kini giliran Raheem Sterling yang diragukan tampil.
Sementara Sergio Aguero belum juga pulih sepenuhnya dari cedera. Untuk itu, pada laga ini Pep pun mau tak mau mengandalkan Phil Foden di kiri, Gabriel Jesus di tengah, dan Ferran Torres dalam formasi 4-3-3.
Secara umum, lini depan Spurs musim ini jauh lebih bagus karena sudah mencetak 19 gol dari 8 laga, berbanding City yang baru membuat 10 gol dari 7 laga di Liga Inggris.