Liga Champions: Fatal! Tawa Bareng Chelsea, Real Madrid Matikan Karier Hazard
Melansir laman Sportbible, tindakan Hazard ini membuatnya terancam kehilangan posisinya sebagai pemain istimewa 'tidak tersentuh' di Los Merengues. Artinya, gara-gara predikatnya sebagai musuh dalam selimut membuat pemain ini layak jual.
Berbagai jurnalis dari Negeri Matador yang muncul dalam acara El Chiringuito TV pun geram akan tindak tanduk bomber asal Belgia tersebut. Apalagi dengan kontribusinya yang terkesan sama sekali tidak ada gara-gara rentan cedera.
😳 "Cuando @cristobalsoria cantaba lo de las HAMBURGUESAS y HAZARD pensaba: '¡Si es que TIENE RAZÓN!" 😳
— El Chiringuito TV (@elchiringuitotv) May 5, 2021
😱 @juanma_rguez sorprende a todos en #ChiringuitoHazard pic.twitter.com/NIPlP9mdXC
Bayangkan saja, dibeli dengan harga 103 juta pounds (Rp2 triliun), belum termasuk biaya lain, pemain berusia 30 tahun ini hanya mainkan 18 laga saja musim ini. Hanya cetak empat gol dan tujuh assists saja selama 1,5 tahun, ia sudah 10 kali alami cedera.
‼️ "HAZARD está EN EL MERCADO" ‼️
— El Chiringuito TV (@elchiringuitotv) May 5, 2021
👀¡Atención a la INFORMACIÓN de @jpedrerol en #ChiringuitoHazard! pic.twitter.com/zhIGD4J9gl
Embel-embel jadi penerus Cristiano Ronaldo pun hanya omong kosong belaka ketika El Real malah andalkan pemain lawasnya. Bahkan, gajinya yang tinggi yakni 20 juta pounds (Rp404 miliar) per-tahun hanya jadi pemborosan saja.
Pasca dianggap bahagia diatas penderitaan orang lain lewat tawanya bareng Chelsea, cukup masuk akal jika Real Madrid wajib menyingkirkan Eden Hazard. Siapa tahu? Liga Champions musim ini jadi momen terakhir baginya digunakan oleh Zinedine Zidane.