5 Bintang Chelsea yang Bangkit Bersama Tuchel usai Tenggelam di Era Lampard

N’Golo Kante
Meski masih menjadi pilihan utama, performa N’Golo Kante di era Lampard meredup. Selain masalah kebugaran, bintang Prancis itu diberi peran baru oleh sang manajer yang memintanya tampil lebih menyerang.
Bersama Tuchel, N’Golo Kante dikembalikan ke posisi terbaiknya sebagai gelandang bertahan. Ia pun sukses menjadi penjagal serangan lawan di lini tengah dengan rataan 2,7 tekel per laga alias tertinggi di kalangan pemain The Blues.
Jorginho
Jorginho sudah dikaitkan dengan pintu keluar Chelsea sejak bursa transfer musim panas lalu. Namun, ia akhirnya bertahan meski gagal menunjukkan permainan terbaik karena gaya permainannya tak cocok dengan pola yang diterapkan Lampard.
Sebaliknya, di era Tuchel, Jorginho bersinar dan sukses menjadi pilihan utama di lini tengah dengan catatan 22 penampilan di semua kompetisi, alias hanya absen 6 kali. Ia membayar kepercayaan itu dengan torehan 3 gol dan 1 assist.
Kai Havertz

Diboyong dari Bayer Leverkusen di awal musim ini, Kai Havertz gagal menunjukkan performa terbaik. Selain adaptasi yang lambat dan beban karena menjadi pembelian termahal Chelsea, Havertz juga tak ditempatkan di posisi terbaik.
Namun, kedatangan Tuchel, ditambah masa adaptasi yang sudah berjalan 6 bulan membuat kinerja Kai Havertz membaik. Pola Tuchel yang menempatkannya sebagai ujung tombak pun sesuai dengan kemampuan Havertz. Dari 18 laga di era sang manajer anyar, Havertz sukses mencetak 3 gol dan 3 assist.