Euro 2020 Italia vs Spanyol bak Membuka Luka Lama Luis Enrique

Tahun demi tahun berlalu, rasa kesal Luis Enrique terhadap Mauro Tassotti pun nampaknya sudah memudar. Keduanya bertemu kembali ketika berada di Liga Italia dan saling memaafkan satu sama lain.
Sepuluh tahun lalu, Enrique berstatus pelatih AS Roma sedangkan Tasotti adalah asisten pelatih di AC Milan. Mereka pun menyadari bahwa waktu bisa menyembuhkan segala jenis luka hati yang pernah ada.
“17 tahun sudah berlalu, dan itu artinya kami juga 17 tahun lebih tua. Saya tidak punya masalah, itu adalah hal yang terjadi di pertandingan dan hanya terjadi saat itu saja,” ujar Enrique bijak.
Meski sudah bertemu Tassotti lagi, Enrique baru berkesempatan kembali menghadapi Italia tahun ini di gelaran semifinal Euro 2020.
Akan tetapi, situasi kini sudah berbeda jauh. Ia tidak lagi tampil sebagai pemain, melainkan pelatih. Ia pun tentu berharap tidak ada lagi ‘reinkarnasi’ Mauro Tassotti yang akan melukai para pemain Timnas Spanyol asuhannya.
Hanya saja, Timnas Italia saat ini bisa dibilang sedang dalam tren apik di bawah arahan Roberto Mancini. Yang lebih mengerikannya lagi, mereka belum pernah kalah selama gelaran Euro 2020 berlangsung.
Setelah memenangkan seluruh laga Grup A Euro 2020, Italia pun tercatat sudah bermain selama 1.000 menit tanpa kebobolan, sebelum akhirnya dipaksa Austria bermain sampai extra time di fase 16 besar.
Ini tentu tantangan besar bagi Luis Enrique untuk membawa La Roja melambung tinggi setelah rentetan inkonsistensi yang mereka tunjukkan belakangan ini.
Bukan tidak mungkin Timnas Spanyol akan kembali digdaya seperti masa-masa keemasan mereka dulu saat ditangani Vicente del Bosque, dan Italia adalah hadangan besar yang harus dilewati demi meraih tiket final.
Pertandingan semifinal Euro 2020 antara Italia vs Spanyol sendiri akan dimainkan pada hari Rabu (07/07/21) dini hari WIB.