Bakal Gabung Juventus, Ini 3 Calon Pengganti Ideal Jorginho di Chelsea

Pengganti ideal Jorginho di Chelsea lainnya adalah gelandang muda milik Olympique Lyon, Maxence Caqueret.
Nama Caqueret mungkin tak begitu familier di kalangan penikmat sepak bola. Namun, nyatanya ia merupakan salah satu gelandang dengan kecerdasan di atas rata-rata.
Maxence Caqueret vs Lens - a chef's kiss of a midfield performance. 👌pic.twitter.com/0qrq2bXMqP
— Get French Football News (@GFFN) February 23, 2022
Di usia yang baru 22 tahun, Caqueret mampu menjadi ruh permainan atau ‘Jorginho’-nya Lyon. Kebetulan, keduanya punya kemiripan dalam catatannya sebagai Regista.
Caqueret rata-rata memberikan operan sebanyak 59,25 kali per 90 menit dan punya rasio kesuksesan sebesar 86,1 persen. Catatan ini berbeda tipis dengan Jorginho, yang melepaskan operan 71,67 kali per 90 menit dengan rasio 89,6 persen.
Dalam memberikan operan ke lini depan atau operan progresif, Caqueret dan Jorginho juga hampir mirip, yakni dengan 5,45 kali dan 5,42 kali operan progresif per 90 menit.
Kemampuan Caqueret dan Jorginho dalam membaca arah bola juga terlihat dalam catatan keduanya saat bertahan.
Caqueret rata-rata melakukan 2,16 intersep per 90 menit, dan Jorginho melakukan 2,61 intersep per 90 menit. Keduanya juga perbedaan tipis dalam urusan blok, yakni 1,84 blok per 90 menit dan 1,78 blok per 90 menit.
Hanya saja, Caqueret punya fisik mumpuni ketimbang Jorginho, di mana ia banyak melakukan tekanan ke lawan hingga 25,94 tekanan per 90 menit.