Duel Antarlini Pemain Eropa Timnas Indonesia vs Curacao: Tembok Garuda Siap Beri Perlawanan!

Berkaca dari daftar pemain yang berpotensi dipanggil, termasuk para pemain naturalisasi andai proses perpindahan kewarganegaraannya rampung, maka Timnas Indonesia setidaknya punya hampir lima pemain yang berkompetisi di Eropa.
Untuk sisi penjaga gawang, baik Timnas Indonesia maupun Curacao sama-sama tidak mempunyai kiper yang mentas di Eropa, hanya saja tim lawan akan diperkuat pemain senior Eloy Room yang kini memperkuat tim Amerika Serikat, Columbus Crew.
Sementara gawang Timnas Indonesia tampaknya masih akan dipercayakan oleh kiper Bali United, Nadeo Argawinata yang memang belum tergantikan sejak kualifikasi Piala Asia.
Untuk membantu Nadeo Argawinata menjaga area pertahanan, Timnas Indonesia akan bertumpu pada bek muda Elkan Baggott yang sepanjang musim ini selalu jadi tumpuan Gillingham di kasta keempat Liga Inggris.
Tak berbeda jauh dengan Timnas Indonesia, sang lawan juga bakal diperkuat sejumlah bek Eropa di lini pertahanannya yakni Cuco Martina, Michael Maria serta Jurien Gaari.
Dari ketiga nama tersebut, Jurien Gaari tampaknya bakal jadi sorotan lantaran di musim ini selalu mendapat jam terbang bersama RKC Waalwijk di kasta tertinggi Liga Belanda.
Berikutnya adalah lini tengah. Sektor ini mungkin jadi satu-satunya kekuatan Timnas Indonesia untuk bisa mengimbangi permainan Curacao.
Pasalnya, akan ada duet pemain keturunan Shayne Pattynama dan Sandy Walsh yang bakal bermain dalam skema 3-5-2 yang biasanya diterapkan Shin Tae-yong saat menghadapi tim-tim kuat.
Sandy Walsh yang tampil gemilang bersama KV Mechelen di Liga Belgia, bisa menjadi tandem Marc Klok sebagai holding midfielder.
Walau posisi aslinya adalah wingback, namun Sandy Walsh sempat memainkan peran gelandang tengah dan mampu tampil baik di posisi ini.