Liga 1 Vakum Sebulan, Pelatih Persita Pasrah dan Bubarkan Pemain Selama 2 Minggu

Selama masa libur, pelatih fisik Persita, Marcos Gonzalez akan memberikan materi latihan mandiri yang bisa dilakukan pemain di rumah. Tujuannya agar kondisi fisik pemain tetap terjaga.
“Para pemain mendapatkan menu latihan mandiri dari coach Marcos selama mereka berada di kediaman masing-masing. Mereka harus terus menjaga kondisi fisik,” tutur Alfredo.
“Kami akan kembali berkumpul pada 31 Oktober mendatang di Tangerang,” sambungnya.
Sebelumnya, kapten Persita, Muhammad Toha mengatakan tidak masalah dengan jera Liga 1. Tapi, hal itu juga bisa saja memberatkan klub dan pemain karena banyak hal yang harus diperhatikan.
"Kalau mengganggu sih tidak terlalu ya, karena pemain tetep fokus berlatih walaupun mandiri karena sekarang sedang libur," ujar Toha.
"Cuman kalau terlalu lama kick-off lanjutan, yang jadi perhatian adalah fisik pemain pasti agak turun dan itu jadi PR ketika nanti liga kembali bergulir," lanjutnya.
Menurut Toha, mereka wajib jaga fokus dan konsentrasi karena dengan libur kompetisi yang cukup lama, hal itu bisa membuat tim hilang momentum.
Tim Pendekar Cisadane kini sedang berada di papan atas, tepatnya diperingkat ketiga dengan 21 poin dari 11 laga. Tim Ungu Barat hanya terpaut dua poin dari Borneo FC di puncak klasemen sementara Liga 1.