Alasan Mengejutkan PSIS Semarang Pulangkan Eks Lazio, Duje Javorcic

Saat tampil melawan Persijap, performa Duje Javorcic dirasa cukup bagus oleh para suporter PSIS. Baik dari sisi penempatan posisi maupun passing, Duje punya gaya bermain yang Eropa banget.
Namun, dalam menghadapi kompetisi Liga 1 yang ketat, kondisi fisik juga menjadi perhatian. Sementara kondisi fisik Duje Javorcic selama sebulan di Semarang belum mumpuni.
Maka, PSIS pun tak ragu untuk memulangkan Duje Javorcic dan tetap mempertahankan pemain asing yang ada.
"Yang pertama soal kondisi fisik, kondisi fisik Duje sudah berusaha ditingkatkan oleh tim pelatih PSIS, namun sampai saat ini tidak menunjukkan progres dan kualitas Duje juga belum di atas pemain asing yang ada di PSIS saat ini," jelas Resal.
PSIS belum menjelaskan apakah bakal mendatangkan pemain trial lagi atau tidak. Apalagi kelanjutan kompetisi Liga 1 2022/2023 juga belum jelas.
Namun, Chief Executive Officer (CEO) PSIS, Yoyok Sukawi, pada awal kedatangan Duje Javorcic menyebut bahwa trial menjadi opsi terbaik untuk memilih pemain, utamanya pilar asing.
"Adanya pemain trial di PSIS juga bukan hal yang baru karena di tahun-tahun sebelum pandemi kami sering melakukan hal tersebut. Kami tidak ingin kembali membeli kucing dalam karung," jelas Yoyok Sukawi pada awal perkenalan Duje Javorcic.
Keputusan PSIS untuk memulangkan Duje Javorcic bisa membuat Alie Sesay, Jonathan Cantillana, Taisei Marukawa dan Carlos Fortes bisa bernapas lega.
Kepulangan Duje Javorcic membuat nasib mereka di Liga Indonesia, khususnya PSIS Semarang, masih bisa berlanjut lagi. Selama enam pekan liga dihentikan, bisa jadi para pemain menunjukkan progres maksimal.
Sebelum kompetisi lalu, empat pilar asing tak punya waktu panjang karena terpotong agenda Piala Presiden 2022. Maka, dalam enam pekan ini, mereka benar-benar bisa fokus berlatih.