Sir Alex Ferguson Isyaratkan Cristiano Ronaldo Harus Ditendang dari Manchester United

Sir Alex Ferguson memang tidak mengatakan Cristiano Ronaldo harus segera ditendang dari Manchester United secara langsung setelah wawancara kontroversialnya menjadi topik hangat.
Namun, Sir Alex Ferguson sendiri memang dikenal sebagai pribadi yang begitu tegas dan mengusung tak seorang pun pemain yang lebih besar daripada klub dan manajer.
346 games, 145 goals, 64 assist and 10 trophies - Cristiano Ronaldo is one of our greatest players ever but - after this interview - he can never play for us again.
— Raphael Wilson (@089968Raph___) November 14, 2022
Ince, Schmeichel, Keane, Beckham, van Nistelrooy - no player is bigger than our club... #Ronaldo #Mufc pic.twitter.com/F3JYu2RKkW
“Waktu seorang pemain Manchester United berpikir dia lebih besar daripada manajer, dia harus pergi,” tulisnya dalam buku My Autobiography mengenai keputusannya mengusir David Beckham.
David Beckham di saat itu memang dianggap sebagi figur yang terkenal dan tengah naik daun, tetapi percekcokannya dengan Sir Alex Ferguson menandangakan waktunya di Old Trafford telah usai.
Titik klimaksnya adalah pada saat sang manajer legendaris Setan Merah itu menendang sepatu hingga mengenai pelipis mantan bintang Timnas Inggris itu.
Sementara itu, kepribadian Erik ten Hag bisa dibilang begitu mirip dengan Sir Alex Ferguson yang mana dia juga pernah menekankan bahwa saat pemainnya main jelek, dia akan menepikannya, tak peduli ia pemain bintang atau bukan.
Dengan kata lain, Erik ten Hag menunjukkan kepada para pemain siapa bosnya di Manchester United sama halnya dengan yang dilakukan Sir Alex Ferguson di eranya dahulu.
Sementara itu, pernyataan kontroversial Cristiano Ronaldo yang menyebutkan bahwa dirinya tidak menghormati Erik ten Hag jelas merupakan isyarat.
Isyarat bagi Erik ten Hag yang kiranya bakal mengadopsi filosofi Sir Alex Ferguson bahwa Cristiano Ronaldo harus pergi dari Manchester United.
Pasalnya, wawancara kontroversial Cristiano Ronaldo itu sungguh berbahaya bagi keadaan internal Manchester United apalagi dia terang-terangan menujukkan tidak menghormati bosnya saat ini.
Sumber: Twitter