Piala Dunia 2022

Pelatih Meksiko Siap Dicap 'Pengkhianat' demi Pulangkan Argentina dari Piala Dunia 2022

Sabtu, 26 November 2022 13:35 WIB
Penulis: Stefan Ariel Kristanto | Editor: Deodatus Kresna Murti Bayu Aji
© Instagram@tata_martino_oficial
Gerardo Martino (Tata Martino) pelatih Timnas Meksiko. Foto: Instagram@tata_martino_oficial Copyright: © Instagram@tata_martino_oficial
Gerardo Martino (Tata Martino) pelatih Timnas Meksiko. Foto: Instagram@tata_martino_oficial
Meksiko Hadapi Argentina dengan Misi Wajib Menang

Tekanan saat ini berada di pundak Argentina yang dipimpin oleh Lionel Messi sebagai kapten tim setelah La Albiceleste tumbang 1-2 dari Arab Saudi.

Sebuah kemenangan tentu harus diraih oleh Timnas Argentina jika mereka mau lolos ke babak berikutnya, sementara jika pertandingan ini Lionel Messi cs kalah, peluang La Albiceleste ke 16 besar menjadi sangat tipis.

Sementara itu, masih sedikit ada harapan bagi Argentina jika laga ini berakhir imbang, tetapi peluang lolos mereka juga ditentukan oleh hasil laga lain.

Di sisi lain, Gerardo Martino, siap dicap pengkhianat dan siap memulangkan negara asalnya dan mengakhiri harapan mereka di Piala Dunia 2022.

“Meksiko harus menang, kami akan melakukan segalanya agar Meksiko menang. Tidak ada jawaban lain,” kata Martino.

“Saya tahu di mana saya dilahirkan. Saya dapat memberi tahu Anda rumah sakit tempat saya dilahirkan, tahun kelahiran saya, menggambarkan kampung halaman saya di Argentina untuk Anda.”

“Akan tetapi, saya harus melakukan hal yang mustahil bagi Meksiko untuk menang. Saya tidak bisa melakukan hal lain.”

Martino menyatakan bahwa skuadnya siap untuk apa yang akan disuguhkan Messi di lapangan mengingat kegagalan sang megabintang di Piala Dunia 2022 bakal menodai karier internasionalnya.

“Mereka yang pernah menghadapi Lionel akan mengatakan hal yang persis sama: Apakah kita bisa menghentikannya atau tidak, itu lebih tergantung pada apakah dia mengalami hari yang buruk daripada cara kita untuk benar-benar menghentikannya.”

Gerardo Martino juga menekankan timnya harus mempersiapkan diri seolah-olah Lionel Messi bakal menunjukkan versi terbaiknya.

Lima dari 90 menit dikatakannya sudah cukup bagi sang megabintang asal Argentina itu untuk memutuskan keseluruhan permainan.

Sumber: PSG Talk