Polemik Shin Tae-yong vs Thomas Doll Memanas, Dirtek PSSI Indra Sjafri Buka Suara

Indra Sjafri menuturkan bahwa Persija Jakarta sudah berkirim surat secara resmi ke PSSI, agar bisa berbincang dengan Shin Tae-yong selaku pelatih Timnas Indonesia.
Namun, hal itu belum bisa terwujud. Sebab, selain karena kesibukan Shin Tae-yong, ada beberapa faktor lain yang dipertimbangkan PSSI, terkait pemanggilan pemain Timnas.
"(Komunikasi) ini belum bisa terjadi karena kegiatan-kegiatan Coach Shin yang pegang tiga tim, senior, U-23 dan U-20, itu menyita waktu yang sangat banyak sekali," jelas Indra.
"Mungkin Coach Shin belum bisa (mencari) topik apa yang akan dibicarakan. Kalau untuk membicarakan TC jangka panjang, kita tahu itu nggak lazim, nggak pantas."
"Di lain pihak, Tim Nasional U-20 ini sangat dituntut oleh masyarakat untuk berprestasi. Jalan satu-satunya TC jangka panjang dan ada TC juga nanti ke luar negeri," lanjutnya.
Indra Sjafri menegaskan bahwa PSSI juga berharap kemurahan hati dari pihak klub, agar mengirimkan pemainnya mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
"Oleh sebab itu, yang diminta ke klub itu adalah kebijakan dari mereka, pengertian dari mereka," kata pelatih yang kini 'turun gunung' menukangi Timnas U-23 tersebut.
"Kalau mengenai apa yang disampaikan oleh Persija, oleh Doll, bahwa pemain harus besar di klub, berlatih di klub, berkompetisi, gak ada TC jangka panjang, itu tahu sekali kita."
"Kalau mengenai 'tolong lah dibantu', kan cukup PSSI berkirim surat resmi, bahwa ini adalah event penting di luar kebiasaan FIFA Match Day dan pertandingan resmi lainnya.
Dengan klarifikasi tersebut, Indra Sjafri berharap Persija Jakarta bisa mengerti, mengapa sampai saat ini belum ada lagi komunikasi Shin Tae-yong dengan pelatih klub, dan wacana TC jangka panjang U-20.