Bola Internasional

Muncul Lagi dengan Ide Mutakhir, European Super League Kini Bakal Diisi 80 Klub!

Kamis, 9 Februari 2023 20:00 WIB
Penulis: Antonius Wahyu Indrajati | Editor: Prio Hari Kristanto
© SAJJAD HUSSAIN / Stringer / Getty Images
Javier Tebas, presiden LaLiga Spanyol. Copyright: © SAJJAD HUSSAIN / Stringer / Getty Images
Javier Tebas, presiden LaLiga Spanyol.
European Super League Kembali Memanas

Beberapa waktu setelah proyek Liga Super Eropa kembali memanas, Javier Tebas menjadi salah satu orang pertama yang turut memberikan tanggapan.

Presiden LaLiga itu menyebutkan bahwa Liga Super Eropa seperti serigala yang sedang menyamar untuk menipu sepak bola Eropa.

Dia juga turut menyoroti kompetisi multi-divisi serta mengklaim bahwa divisi teratas hanya berlaku bagi mereka klub pendiri.

“Liga Super Eropa adalah serigala yang hari ini menyamar sebagai nenek untuk mencoba menipu sepak bola Eropa, tetapi hidung dan giginya terlalu besar,” kata Javier Tebas.

“Empat divisi di Eropa? Tentu saja (divisi teratas) hanya untuk mereka (klub pendiri), seperti pada rencana mereka pada 2019. Tata kelola klub? Tentu saja hanya dari mereka yang besar,” sambungnya.

Sementara itu, meskipun menerima sejumlah ejekan tetapi promotor Liga Super Eropa tetap percaya dengan proyek yang mereka lakukan kali ini.

Seperti yang disampaikan oleh Bernd Reichart, kepala eksekutif A22, mengklaim bahwa sepak bola Eropa sedang berada pada kondisi ‘kritis’.

Kendati demikian, dengan bergabung ke European Super League (ESL) bukan berarti klub akan meninggalkan liga domestik. Melainkan, proyek itu hanya untuk menggantikan kompetisi UEFA.

Sumber: Telegraph