Real Madrid Susul La Liga Tuntut Barcelona, Auto Dapat Limpahan Trofi?

Dalam sebuah pernyataan yang dilansir AS, pada Sabtu (11/03/23), Presiden Real Madrid, Florentino Perez, telah mengadakan rapat dewan akhir pekan ini menyetujui langkah selanjutnya untuk Barcelona.
“Mengingat keseriusan tuduhan yang dibuat oleh Kantor kejaksaan Barcelona terhdap FC Barcelona dan dua presidennya atas kecurigaan korupsi yang beralasan dan hubungan mereka dengan siapapun yang menjadi wakil presiden Komite Teknis Waist, Jose Maria Enriquez Negreira..”
“…maka presiden (Real Madrid) mengadakan pertemuan darurat dengan Dewan Direksi besok, Minggu, 12 Maret 2023 pukul 12.00 WIB.”
“Untuk memutuskan tindakan yang dianggap tepat oleh Real Madrid sehubungan dengan masalah ini,” demikian pernyataan Real Madrid dilansir dari laman AS.
Dalam pernyataan lanjutan dilansir dari media AS, setelah rapat darurat, Real Madrid kemudian disebut akan bergabung dengan pengaduan yang diajukan Kejaksaan Spanyol terhadap Barcelona dan dua mantan presiden klub LaLiga.
“Real Madrid akan mengambil tindakan hukum terhadap Barcelona setelah tuduhkan diajyukan terhadap klub di Catalan atas hubungannya dengan mantan kepala wasit Jose Enriquz Negreira,” demikian kutip AS.
"Real Madrid mengungkapkan keprihatinan mendalam mereka tentang keseriusan fakta dan menegaskan kembali kepercayaan penuh mereka pada tindakan keadilan dan telah sepakat bahwa, untuk membela kepentingan sah mereka, mereka akan bergabung dalam pengaduan segera setelah hakim menangani kasus ini,” kutip pernyataan resmi Real Madrid, Minggu (12/03/23).
Sungguh pernyataan yang menarik dari Real Madrid untuk membantu pengusutan tuntas dugaan suap wasit yang menjerat Barcelona.
Meski kasus hukum sedang berjalan dan Barcelona sudah menampik kasus tersebut, namun tentu saja sanksi berat akan menghantui klub berjuluk Blaugrana tersebut.
Atau mungkinkah Barcelona terancam kehilangan trofi-trofinya selama menjuarai Liga Spanyol di rentang 2001-2018? Diketahui, Barcelona menjuarai Liga Spanyol (LaLiga) sebanyak 10 kali dalam rentang waktu 2001 sampai 2018.
Sumber: AS