Liga Indonesia

Liga 1: Hancur Lebur di Samarinda, Pelatih Bali United Puji Kualitas Matheus Pato

Selasa, 4 April 2023 03:21 WIB
Penulis: Nofik Lukman Hakim | Editor: Subhan Wirawan
© Ian Setiawan/INDOSPORT
Selebrasi gol kemenangan Borneo dr Matheus Pato. Copyright: © Ian Setiawan/INDOSPORT
Selebrasi gol kemenangan Borneo dr Matheus Pato.
Pujian Buat Pato

"Waktu mereka bisa cetak gol pertama dari penalti, kita harus bermain lebih menyerang. Kita kurang dalam marking dan mereka bisa cetak banyak gol, tapi Pato main bagus sekali," tutur Teco.

Teco pun berbicara rotasi pemain yang diterapkan pada laga ini. Teco memainkan I Made Andhika Wijaya, Sidik Saimima dan Rizky Pellu yang baru saja menjalani pemulihan cedera.

Teco juga tetap memberikan menit bermain kepada pemuda berusia 18 tahun, Rahmat Arjuna. Menurut Teco, rotasi ini menjadi pilihan tim ketika PSM Makassar sudah dipastikan jadi juara.

"Ada beberapa pemain yang baru sembuh dari operasi. Kita harus kasih kesempatan buat mereka bermain. Sedangkan sekarang di liga, hasil tidak terlalu penting. Kesempatan ini penting buat mereka lebih siap musim depan," papar Teco.

Bukan kali ini saja Bali United melakukan rotasi. Dalam beberapa laga sebelumnya, situasi yang sama juga terjadi. Ada beberapa hal yang menjadi catatan Teco untuk persiapan menatap musim depan.

"Ketika kita lihat PSM sudah di atas, kita pilih pasang banyak pemain buat kasih kesempatan dan melihat yang kurang. Seperti dalam pertandingan ini, ada banyak yang kurang, tapi ada yang bagus juga. Kita harus evaluasi," ungkap Teco.

Sementara itu, winger Bali United, Rahmat Arjuna, yang diajak Teco ke sesi jumpa pers mengungkapkan kekecewaan atas kekalahan telak ini.

"Tentu ini hasil yang tidak kita inginkan. Setelah ini, kita akan fokus untuk dua pertandingan terakhir," jelas Rahmat.

Bali United akan menghadapi PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Jumat (7/4/23). Setelah itu, Bali United akan melakoni partai pamungkas Liga 1 2022/2023 dengan melawan PSIS Semarang, Rabu (12/4/23).

Bali United berupaya menggelar laga itu di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, meski kemungkinan memperoleh izin dari Kementerian PUPR sangat kecil. Perbaikan masih dilakukan sesuai kontrak kerja sebelum pembatalan Piala Dunia U-20 2023.