Kalah dari Brighton, Todd Boehly Langsung Labrak Ruang Ganti Chelsea

Keputusan Todd Boehly dan Behdad Eghbali sebagai pemilik Chelsea lantas menuai kritikan dari para penggemar.
Pasalnya, menunjuk Frank Lampard sebagai pengganti Graham Potter di tengah periode kelam justru membuat Chelsea kian terpuruk.
Sejumlah penggemar percaya jika Potter bisa memberikan hasil lebih baik daripada Lampard, sehingga menyesalkan keputusan tersebut.
Opta beberapa waktu lalu membeberkan fakta ironis penampilan Chelsea saat dikalahkan Brighton di kandang sendiri.
Meski bermain dengan status sebagai tuan rumah, para pemain The Blues tak mampu keluar dari dominasi Brighton.
Bahkan, mereka harus menghadapi 26 tembakan sebagai rekor terbanyak sejak 2003-2004 dalam laga kandang di Liga Inggris.
Sebaliknya, Chelsea justru hanya mampu melepaskan 8 tembakan meski tampil di Stadion Stamford Bridge.
In the 2nd minute of the match, Gallagher, Enzo and Zakaria all aimlessly pressed Brighton’s CB’s all at once - Brighton found it easy to play out of the “chase them down” approach from Lampard. pic.twitter.com/AsdAttGz8M
— LONDONSFIRST™ (@LondonsFirst_) April 15, 2023
Tak hanya itu saja, para pemain juga tampak seperti bermain tanpa arah seperti ketika seluruh penyerang menekan salah satu bek Brighton.
Hal ini yang kemudian membuat Brighton merasa mudah untuk bermain-main di kandang Chelsea dan mengamankan kemenangan.
Sehingga, tak mengherankan jika Chelsea tak bisa tampil secara maksimal meski sudah mendatangkan begitu banyak pemain baru.
Sumber: Opta, Manuel Sanchez