In-depth

Stop Ratapi Kepergian Maldini, AC Milan Masih Kompetitif dan Cardinale Terikat Janji Investasi Rp15 T

Minggu, 11 Juni 2023 14:50 WIB
Editor: Prio Hari Kristanto
© REUTERS/Daniele Mascolo
Selebrasi Rafael Leao di laga Liga Italia antara AC Milan vs Lecce. REUTERS/Daniele Mascolo Copyright: © REUTERS/Daniele Mascolo
Selebrasi Rafael Leao di laga Liga Italia antara AC Milan vs Lecce. REUTERS/Daniele Mascolo
Apa Motif Cardinale?

Bukan kebetulan bagi AC Milan untuk menjalankan strategi investasi pada pemain muda. Sejauh waktu berjalan, cara ini cukup berhasil. 

Meski pada musim lalu perekrutan tidak berjalan mulus, tetapi setidaknya Milan punya sederet pemain muda yang melonjak nilai pasarnya berkali-kali lipat dari harga pembelian. 

Hal ini memancing pada spekulasi negatif soal masa depan AC Milan. Ada indikasi kuat bahwa Gerry Cardinale ingin menaikan valuasi klub untuk akhirnya dijual dengan harga berlipat. 

Hal ini tentu terdengar kejam. AC Milan bisa berakhir seperti Borussia Dortmund, Tottenham Hotspur, atau Ajax Amsterdam sebagai penyuplai pemain-pemain muda berbakat ke klub yang lebih elite. 

Akan tetapi, jika direnungkan, jalan ini tidaklah buruk-buruk amat. Sebab, secara pondasi, Milan memang masih tertinggal jauh dari para raksasa Eropa. 

Setidaknya, di era Gerry Cardinale, AC Milan akan memiliki stadion baru yang memberikan keuntungan jangka panjang dan pemain-pemain muda berbakat yang bisa menghadirkan beberapa trofi dalam perjalanannya.