Kendry Paez: Pemecah Rekor CONMEBOL yang Bakal Guncang Piala Dunia U-17 di Indonesia

Tak perlu melihat jauh kualitas Kendry Paez. Cukup melihat 70 menit permainan yang ia tampilkan saat Ekuador mengalahkan Uruguay di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL.
Bermain selama 70 menit sebagai gelandang tengah, Kendry Paez mampu mendominasi pemain lawan yang lebih senior ketimbang dirinya seperti Federico Valverde dan Manuel Ugarte.
16 year old Kendry Paez against Uruguay. The funny thing is , he got the better side of ugarte twice . pic.twitter.com/LjyjonXYLR
— nkunku’s houseboy🎈 (@iamyourspec) September 13, 2023
Dalam laga tersebut, Kendry Paez mencatakan 57 sentuhan dan mampu menciptakan satu peluang emas serta membuat satu umpan kunci.
Akurasi operannya pun cukup mumpuni yakni melepaskan 30 kali operan akurat atau sekitar 83 persen, di mana 27 operan di antaranya bersifat progresif.
Kendry Paez juga mampu melepaskan enam operan lambung dengan akurasi 75 persen dan mampu melepaskan dua umpan silang yang berujung assists atas namanya.
Kehebatan Kendry Paez terlihat dari Work Rate-nya. Dalam 70 menit permainan, ia mampu melakukan satu intersep, satu tekel, dan melakukan empat Ball Recoveries.
Lalu, Kendry Paez yang baru berusia 16 tahun, mampu membuat dua dribel sukses, memenangkan lima duel di atas lapangan atas lini tengah Uruguay yang dikomandoi Valverde dan Ugarte.
Secara kemampuan, catatan ini merupakan catatan gelandang yang sudah senior dan punya pengalaman. Tapi, Kendry Paez mampu menampilkan catatan itu di usia 16 tahun dan melawan tim kuat seperti Uruguay.
Bagi Chelsea, penampilan Kendry Paez ini adalah investasi menjanjikan yang dibuat, jauh sebelum klub-klub besar memboyongnya.
Tapi Chelsea masih harus bersabar untuk bisa memainkan Kendry Paez, mengingat ia baru bisa bergabung pada 2025 nanti atau saat usianya 18 tahun.
Saat pendukung Chelsea harus bersabar melihat penampilannya, pecinta sepak bola Indonesia justru bisa menyaksikan aksi Kendry Paez secara langsung di Piala Dunia U-17 2023.
Akankah Kendry Paez menjadi salah satu pemain terbaik di Piala Dunia U-17 2023 dan membuat namanya disetarakan dengan Lamine Yamal?