Bedah Kualitas Arthur Vermeeren, Calon Pengganti Paul Pogba Idaman Juventus

Bakat masif Arthur Vermeeren bukan sembarang bakat. Bahkan gelandang legendaris Belanda, Mark van Bommel, yang kini jadi pelatihnya di Royal Antwerp pun memberi apresiasi.
"Arthur adalah pesepakbola cerdas yang mana saya senang menanganinya. Ia mau belajar dan selalu ingin bermain," ungkap Van Bommel pasca memberi Vermeeren debut pada 11 Agustus 2002 silam di laga Liga Konferensi Europa vs Lillestrom SK.
Sebagai gelandang, Vermeeren ditempatkan sebagai 'nomor 6' dan 'nomor 8' untuk memaksimalkan kelebihannya dalam memutus serangan lawan sekaligus mendikte jalannya pertandingan.
Data dari FBref menunjukkan jika penggawa timnas Belgia U-21 tersebut punya rata 2,74 tekel, 1,56 potongan, 1,45 blok, dan 1,71 sapuan per 90 menit.
Cukup menunjukkan dominasinya di lini sentral sebagai jangkar Antwerp. 0,56 duel udara sukses mungkin tidak begitu meyakinkan namun itu wajar karena Vermeeren hanya bertinggi 180 cm yang mana cukup standar di Eropa.
Kekurangan di udara ia tutupi dengan distribusi mumpuni. Sebanyak 6,45 umpan progresif serta 1,26 dribel turut dituntaskannya.
Vermeeren pun semakin tampak seperti seorang gelandang bertahan modern yang tidak hanya pandai bertahan namun juga membantu penyerangan.
Tipe pemain seperti ini yang Juventus harapkan saat merekrut kembali Paul Pogba musim lalu.
Sayangnya La Pioche justru kerap dilanda cedera yang mana membuatnya cuma tampil 12 kali sejak pulang ke Allianz Stadium.
Arthur Vermeeren memang target yang sulit didapatkan Juventus mengingat ramainya persaingan di bursa transfer namun taktik negosiasi Cristiano Guintoli selaku direktur olahraga bisa menambah kans sukses mereka mendapatkan sang wonderkid.