Proyek Gagal Inter Miami dan Kembalinya Lionel Messi ke Pangkuan Eropa?

Inter Miami gagal meraih empat kemenangan dalam empat pertandingan terakhir di MLS, melawan Orlando (1-1), New York City (1-1), lalu kalah dari Chicago (1-4) dan FC Cincinatti (0-1).
Dengan begitu, Miami kini tertahan di posisi 14 dengan torehan 33 poin alias terdua dari bawah. Dua pertandingan tersisa dipastikan tidak akan mampu membantu Miami lolos.
Kegagalan menembus babak play-off MLS, membuat proyek Beckhm untuk membawa Inter Miami disegani terancam gagal.
Pasalnya mereka sudah mendatangkan beberapa bintang top Eropa lain yang juga eks rekan Messi yakni Jordi Alba dan Sergio Busquets, tetapi gagal lolos ke babak play-off.
Kedatangan tiga mantan pesepakbola top Eropa itu ke Inter Miami jelas membuktikan klub ini berambisi merajut kesuksesan di sepak bola Negeri Paman Sam, sayang belum sesuai harapan.
Dengan kegagalan Inter Miami lolos ke babak play-off MLS, maka para pemain akan merasakan libur panjang sekitar hingga empat bulan, sambil menyambut musim baru.
Waktu jeda itu coba dimanfaatkan oleh sejumlah klub Eropa untuk meminjam para pemain bintang yang merumput di MLS pada bursa transfer Januari nanti hingga akhir musim.
Situasi itu coba dimanfaatkan oleh Barcelona yang dirumorkan ingin meminjam Messi, karena La Pulga tak mempunyai agenda lagi bersama klubnya menurut laporan Daily Mail.
Jika benar kembali ke Eropa, Messi bakal mengikuti jejak mantan pemain Eropa lain yang berkarier di MLS tetapi balik ke sepak bola Benua Biru karena dipinjam.
Sebut saja nama-nama seperti Thierry Henry dan David Beckham. Mereka balik ke Eropa dalam status peminjaman, demi menjaga kebugaran stamina.
Mungkin kalau Lionel Messi, sekarang beda cerita, karena peluang Barcelona untuk mewujudkan itu terbilang kecil karena Messi saat ini sedang mengalami cedera, dan sudah absen di beberapa pekan terakhir Inter Miami.
Inter Miami tanpa Messi adalah tim yang jauh lebih buruk daripada saat ia berada di dalamnya, dan jauh lebih lemah tanpa sang jimat di lapangan.
Selain itu, Barcelona juga sudah lebih baik tanpa Messi. Mereka secara efektif membutuhkan waktu dua tahun untuk melupakannya.
Membersihkan sejumlah pemain veteran yang didatangkan untuk melengkapi bakatnya, sementara juga mengintegrasikan pemain muda ke dalam tim.
Xavi telah membentuk sebuah Barcelona yang menarik - meskipun memiliki kekurangan - yang memiliki kesempatan untuk memenangkan gelar juara liga lagi tahun ini, dan dapat tampil dengan baik di Eropa.
Dan, kebetulan area kekuatan mereka adalah di mana Messi dapat bermain. Sistem Xavi sangatlah rumit, namun sang pelatih memainkan empat gelandang, dan ketika bermain dengan kekuatan penuh.
Harus mencadangkan salah satu dari Ilkay Gundogan, Pedri, Gavi, atau Joao Felix. Sebagian besar tim akan sangat beruntung jika dapat menurunkan semua pemain tersebut.
Inter Miami juga jelas tidak ingin mengambil risiko untuk meminjamkan Messi ke Eropa, mengingat kondisinya yang belum fit dan kompetisi baru bisa dimulai dalam waktu dekat lagi.