3 Pemain Terbaik AC Milan di Laga vs PSG, Rafael Leao Nggak Ada Obat

Adapun pemain terbaik kedua dalam laga AC Milan vs PSG adalah Olivier Giroud. Bomber asal Prancis tersebut kembali menunjukkan bahwa dirinya adalah pemain tak tergantikan di lini depan Rossoneri.
Berusia 37 tahun, Olivier Giroud membuktikan bahwa dirinya masih bertaji. Terbukti, sang pemain berkontribusi dalam dua gol AC Milan pada dini hari tadi.
Gol pertama yang dicetak oleh Rafael Leao berasal dari tembakan Olivier Giroud. Bola muntah hasil tepisan Gianluigi Donnarumma akhirnya dikonversi Rafael Leao menjadi gol lewat bicycle kick ciamik.
Sementara gol kedua dicetak oleh Olivier Giroud sendiri, usai memenangi duel udara melawan Milan Skriniar. Gol ini pun memastikan AC Milan merebut tripoin perdana mereka di Liga Champions musim ini.
"Kami ingin menebus semua hasil buruk selama ini. Malam ini, semuanya sempurna. Kami perlu meneruskan permainan seperti ini untuk lolos ke 16 besar," tutur Olivier Giroud, dikutip dari Sempre Milan.
Sementara, pemain terbaik dalam laga ini tak lain dan tak bukan adalah Rafael Leao. Tanpa gol penyama kedudukan yang dicetaknya, mustahil AC Milan bisa menang.
Terlepas dari gol pertama AC Milan yang dicetaknya dengan cara cukup ciamik, penampilan Rafael Leao pada pertandingan ini memang "tidak ada obat".
Determinasinya jelas telah membuat pemain bertahan PSG kalang kabut. Kecepatan, fisik, dan pengambilan keputusan tingkat dewa membuat AC Milan berada di atas angin pada laga ini.
Setelah sempat mendapat kritikan gegara performa yang kurang konsisten, Rafael Leao membalas dengan cara terbaik, yakni menjadi aktor kemenangan AC Milan atas PSG.
Tak heran, pemain asal Portugal tersebut mendapatkan standing ovation saat ditarik keluar pada menit ke-85. Magis sang pemain akhirnya kembali menyihir Rossoneri.