Selain Di Biagio, Ini 3 Pelatih yang Berhasil Promosi ke Tim Senior
Federasi Sepakbola Italia (FIGC) telah menunjuk pelatih Timnas Italia U-21, Luigi Di Biagio, untuk mengisi jabatan yang ditinggalkan Giampiero Ventura sebagai pelatih Gli Azzurri. Di Biagio akan bertanggung jawab pada laga persahabatan kontra Argentina dan Inggris.
Seperti yang diketahui sebelumnya, kursi kepelatihan Timnas Italia telah kosong, pasca kegagalan Ventura membawa Italia ke Piala Dunia 2018. Mereka secara mengejutkan kalah atas Swedia di babak play-off.
Ditunjuknya Di Biagio sendiri memang hanya sementara, namun dirinya bisa saja dipermanenkan jika mampu membawa kemenangan pada dua laga persahabatannya pada Maret mendatang.hal itu dibenarkan langsung oleh Wakil Komisaris FIGC, Wakil Komisaris FIGC, Alessandro Costacurta.
Pemilihan pelatih ini pun sepertinya merupakan keputusan yang cukup mendadak. Pasalnya, sejumlah nama besar seperti Fabio Capello, Carlo Ancelotti, dan Antonio Conte sempat dikaitkan dengan Gli Azzurri.
Namun FIGC akan melakukan perjudian dengan memberikan kesempatan bagi Di Biagio untuk promosi ke tim senior. Hal ini tentunya bukan kali pertama bagi sebuah tim di era sepakbola modern ini, yang memanfaatkan pelatih tim muda untuk menangani tim senior.
Kali ini INDOSPORT akan membahas beberapa pelatih tim muda yang diberikan kesempatan promosi ke tim senior.
1. Pep Guardiola
Setelah Pep Guardiola menangani Barcelona B selama dua tahun, dirinya akhirnya dipanggil untuk menukangi Lionel Messi dan kawan-kawan pada musim 2008/09. Dirinya menggantikan peran Frank Rijkaard, yang telah memimpin Barcelona selama lima tahun.
Debutnya di Barcelona pun terbilang sangat gemilang setelah dirinya berhasil meraih treble winner. Selain itu, pelatih berkepala plontos tersebut juga berhasil meraih 16 kemenangan beruntun di tahun ketiganya di Camp Nou.
Guardiola sendiri merupakan mantan pesepakbola yang mengawali karier di akademi Barcelona. Dirinya pun berhasil dipanggil ke skuat utama pada tahun 1990 dan menjadi salah satu bagian penting klub asal Catalan tersebut.
2. Zinedine Zidane
Tak hanya Barcelona yang memberikan kesempatan kepada pelatih tim mudanya, Real Madrid juga melakukan hal yang sama pada tahun 2016 lalu. Manajemen Los Blancos pun memutuskan untuk menaikan jabatan Zinedine Zidane, yang sudah dua tahun menukangi Real Madrid Castilla.
Sama seperti Pep Guardiola, Zidane juga memiliki catatan impresif di debut pertamanya sebagai pelatih Real Madrid. Mantan kapten Timnas Prancis tersebut berhasil memberikan gelar La Liga dan Liga Champions di tahun pertamanya.
Namun pada musim ini, Zidane menampilkan permainan yang kurang baik di liga domestik. Dirinya hanya mampu membawa Real Madrid finis di peringkat keempat, dan tertinggal 19 poin dari pemuncak klasemen sementara, Barcelona.
3. Gennaro Gattuso
AC Milan memang tengah mengalami masa transisi pada beberapa tahun terakhir. Hal itu pun membuat performa tim berjuluk I Rossoneri tersebut menurun secara drastis. Mereka bahkan tidak lagi menjadi tim yang ditakuti, baik di Italia maupun Eropa.
Mereka pun mencoba untuk memberi kesempatan kepada para legendanya untuk mengembalikan kejayaan AC Milan. Sayang, nama seperti Clarence Seedorf, Filippo Inzaghi dan Cristian Brocchi gagal memberikan dampak besar.
Kali ini, pihak Milan melakukan perjudian dengan menunjuk Gennaro Gattuso untuk menangani tim yang bermarkas di San Siro tersebut. Sebelumnya, Gattuso lebih dulu menukangi Milan Primavera setelah akhirnya dipromosikan.